Memelihara Ikan Buaya Aligator
Saya mau bagi tentang kiat-kiat memelihara ikan.
Kali ini saya mau share tentang ikan Aligator. Itu tuh, yang muncungnya mirip buaya. Ikan yang terlihat buas, namun menawan :)
Lepisosteus playrhincus adakah nama latin dari spesies ikan yang dikenal dengan Florida Gar atau di Indonesia disebut dengan ikan Alligator ataupun ikan buaya.

Ikan ini merupakan ikan air tawar yang berasal dari sungai-sungai di Florida dan Georgia, Amerika Serikat. Makanya disebut “Florida Gar”.
Ciri-ciri fisik ikan ini adalah memiliki bintik-bintik hitam pada sekujur tubuhnya dengan latar warna putih/silver.
Tapi, disini saya mau membahas tentang kiat-kiat memelihara ikan ini di dalam akuarium. Karena meskipun bertampang seram dan bertubuh panjang, tidak mengecilkan para hobiis / penyuka ikan untuk memelihara ikan ini.
Secara umum, menurut saya memelihara ikan jenis ini tidaklah sulit.
Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan :
- Akuarium / Tank

- Air
Sebelum mengganti air, persiapkan air yang akan dipakai untuk diisi di akuarium. Bisa diambil dari air tanah/sumur ataupun air dari PDAM. Tampung dalam suatu wadah, kemudian endapkan tanpa ditutup selama satu malam. Hal ini akan membantu proses pemurnian kadar kaporit/asam dalam air. Selain itu, tambahkan juga kedalam air yang sudah dipersiapkan: larutan anti kaporit dan cairan obat biru secukupnya (kalau saya memakai, sebanyak satu ½ sendok makan saja; tergantung ukuran akuarium). Larutan ini bisa didapat di toko-toko akuarium/ikan.
- Pakan
Memang dari tampaknya, ikan ini buas. Benar. Ikan ini adalah juga pemangsa jenis ikan juga. Tapi jika hanya ikan itu lebih kecil dari besar mulut/muncungnya. Ikan ini menelan mangsanya hidup-hidup.
Sebagai pakan, saya sering memberi anakan ikan nila, yang ukurannya ± 2cm-5cm atau sebesar 2 ruas jari tangan. Besaran pakan tergantung besar ikan kamu. Kalau bisa hindari memberi pakan ikan lele, ikan mas, ataupun gurami. Karena jenis ikan tersebut memiliki patil dan juga sisik yang bisa berakibat buruk untuk si alligator.
Untuk opsi lain, cacing dan katak juga bisa kamu berikan sebagai pakan. Tapi, untuk cacing, saya tidak menyarankan, karena bisa mengakibatkan air menjadi kotor dan bau.
Sedapat mungkin memberi pakan hidup. Selain lebih sehat dan segar, pakan hidup juga akan mengurangi kotoran air. Ikan ini tidak mau memakan pakan yang sudah mati. Perhatikan juga jika ada sisa-sisa pakan yang tidak habis, segera diangkat/dibersihkan, supaya tidak menjadi kotoran ataupun mencemari air.
Pada saat memberi makan inilah, letak asyiknya memelihara ikan Alligator ini. Disamping sifat buasnya, disitulah kita bisa melihat anggunnya cara ikan ini memburu mangsanya.
Sebagai catatan: saya memberi makan ikan ini 2x (dua kali) seminggu. Sekali makan saya beri 10-15 ekor anakan ikan nila (seperti gambar). Yahh, kalau dibeli di daerah saya ± Rp 10.000 dengan jumlah segitu.

- Asesori (accessories) akuarium
Sebagai asesoris, kamu bisa menambahkan pasir, bebatuan (kecil ataupun besar), juga kayu-kayuan (kayu api-api: tahan lapuk). Untuk tanaman air, saya tidak menyarankan, karena akan menghambat pergerakan ikan dalam akuarium.
Untuk aerator/gelembung udara, bisa dipakai, bisa juga tidak. Karena ikan jenis ini tidak sulit beradaptasi dengan air yang oksigen yang rendah. Ikan ini juga punya kemampuan untuk mengambil oksigen dari permukaan air. Tapi, kasian kan kalo ikan kamu kekurangan oksigen :)
- Tankmate
Sepanjang ikan lainnya tidak lebih kecil atau setara dengan besar mulut/muncung si alligator, ikan itu bisa disatukan dalam satu akuarium dengan ikan alligator ini.
Kalau saya, pernah menggabungkan alligator dengan ikan naga (palmas), ikan hiu air tawar, dan jenis ikan 99 yang sudah besar.
Jadi kamu ga perlu ragu, kalo mau membuat akuarium kamu rame, heheee.
Jadi begitulah simple-nya memelihara ikan Alligator atau ikan buaya.
Semoga postingan ini bermanfaat.
Selamat berteman dengan si Alligator :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar